Sistem Informasi Geografis sebagai Pilar Decision Support System dalam Mewujudkan Maritime Domain Awareness dan Ketahanan Maritim Nasional yang Terintegrasi

Main Article Content

Cecillia Afsari
Surachman Surjaatmadja
Steven Toar Sambou
Nefra Firdaus
Harri Dolli Hutabarat
Yuniar Yuniar
Lukman Yudho Prakoso Prakoso

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia menghadapi tantangan besar dalam mengawasi wilayah lautnya yang luas, di tengah ancaman multidimensi berupa illegal fishing, smuggling, human trafficking, piracy, dan marine pollution. Kesadaran situasional yang komprehensif terhadap domain maritim, yang dikenal sebagai Maritime Domain Awareness (MDA), menjadi prasyarat penting bagi otoritas maritim untuk merespons ancaman tersebut secara proaktif. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Sistem Informasi Geografis (SIG) sebagai Decision Support System (DSS) dalam mendukung keamanan maritim nasional Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur, analisis isi, sintesis, dan analisis komparatif terhadap literatur ilmiah internasional yang membahas perkembangan SIG, teknologi sensor maritim, dan sistem pendukung keputusan berbasis kecerdasan buatan. Hasil kajian menunjukkan bahwa SIG telah bertransformasi dari alat visualisasi pasif menuju Autonomous GIS yang mampu melakukan penalaran spasial secara mandiri, sebagaimana tercermin pada perkembangan GeoGPT dan GIS Copilot. Integrasi data multisumber seperti AIS, radar, citra satelit, UAV, dan Marine IoT dengan melalui mekanisme verifikasi silang terbukti menjadi kunci efektivitas deteksi dark vessel, prediksi perilaku kapal mencurigakan, dan pemantauan pencemaran laut. Kajian ini juga merumuskan roadmap pengembangan SIG nasional yang menekankan pentingnya interoperabilitas data antarlembaga (Bakamla, TNI AL, BIG, BRIN, dan lainnya) sebagai fondasi sebelum adopsi teknologi otonom yang lebih kompleks. Penelitian ini berkontribusi pada pemetaan konseptual keterkaitan SIG-DSS-MDA yang masih terbatas dalam literatur nasional, sekaligus menawarkan arah kebijakan bagi penguatan keamanan maritim Indonesia berbasis teknologi geospasial.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

Sistem Informasi Geografis sebagai Pilar Decision Support System dalam Mewujudkan Maritime Domain Awareness dan Ketahanan Maritim Nasional yang Terintegrasi. (2026). Journal Keamanan Dan Keselamatan Maritim, 1(2). https://fkn.unhan.org/jkkm/article/view/165

References

Adiatmaja, N. H., Septiani, W., Dewayana, T. S., & Ismail, A.. Spatial decision-making model for priority development of Indonesia coast guard stations. Journal of Marine Science and Application, 24, 45–58.

Agastia, I. G. B. D., & Perwita, A. A. B.. Building maritime domain awareness as an essential element of the Global Maritime Fulcrum: Challenges and prospects for Indonesia's maritime security. Journal of Marine and Island Cultures, 7, 31–43.

Aprilia, W., Sutanto, R., Prakoso, L. Y., & Nurmandi, A.. The efforts of the maritime security agency in preventing transnational crime at the state frontier are viewed from the strategic position of the Riau Islands. Journal of Maritime Studies and National Integration, 9, 12–27.

Badrudin, A., Sumantri, S. H., Gultom, R. A. G., & Gultom, T.. Design of Antasena: An AI-powered maritime surveillance and anomaly detection system for security decision support. International Journal of Information Technology, 18, 1245–1258.

Baylon, A., & Ma R. Santos, E.. Introducing GIS to TransNav and its extensive maritime application: An innovative tool for intelligent decision making? TransNav, the International Journal on Marine Navigation and Safety of Sea Transportation, 7, 595–603.

Bensalloua, C. A., & Benameur, A.. Towards NoSQL-based data warehouse solution integrating ECDIS for maritime navigation decision support system. Sensors, 21, 4791.

Cahyadi, P. I., Bastari, A., & M, A. A.. Analysis of the selection of the ALKI States for handling criminal actions of violations by the multi criteria decision making approach. Journal of International Maritime Safety, Environmental Affairs, and Shipping, 4, 75–86.

Cahyadi, P. I., Wirjodirdjo, B., Suharyo, O. S., & Pratisna.. The implementation of multi criteria decision making in handling criminal actions of marine violation in ALKI II area. International Journal of Advanced Computer Science and Applications, 12, 412–420.

Choiro, U., Lindasari, U. Q., & Al Faruq, U.. Dampak penenggelaman kapal illegal fishing di wilayah Indonesia ditinjau dari perspektif hukum internasional. Jurnal Hukum Internasional dan Maritim, 8, 110–129.

Chou, C.-C., Wang, C.-N., Hsu, H.-P., et al.. Integrating AIS, GIS and E-chart to analyze the shipping traffic and marine accidents at the Kaohsiung Port. Journal of Marine Science and Engineering, 10, 412.

Chotimah, H. C., Iswardhana, M. R., & Pratiwi, T. S.. Penerapan Military Confidence Building Measures dalam menjaga ketahanan nasional Indonesia di ruang siber. Jurnal Ketahanan Nasional, 25, 423–446.

Didachos, C., Mourkousis, G., & Protonotarios, M.. Application of context-aware microtasks and feedback loops to enhance decision support during execution of operational procedures in the border management domain. Information, 17, 88.

Dolonseda, N. A.. Strategic role of the defense industry in answering the needs of KRI capability C4ISR to achieve maritime security in Indonesian national jurisdictions. Jurnal Pertahanan & Bela Negara, 12, 213–234.

Dykes, J. D., & Hancock, T. E.. Brokering meteorological and oceanographic information in support of military operations using GIS technology. Marine Technology Society Journal, 38, 26–37.

Éloi, B., & Pierre, V.-R.. Decision Support Systems design for joint multi-national multi-agency defence and security environment. International Journal of Intelligent Defence Support Systems, 3(1–4), 75–95.

Gómez-Romero, J., Serrano, M. A., García, J., Rosado, A., & Bustamante, E.. Context-based multi-level information fusion for harbor surveillance. Information Fusion, 21, 33–48.

Harbaugh, S.. Current and future Geographic Information System projects within the Eastern Gulf of Mexico, and the potential for one universal application (OCS Study MMS 2003-065). U.S. Department of the Interior, Minerals Management Service.

Haryono, V., Faisol, A., & Achsyan, T. D.. Optimalisasi Maritime Domain Awareness oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut dalam deteksi dini ancaman maritim. Jurnal Ketahanan Nasional, 31, 55–74.

Hidayatus Sholihah, T., Waluyo, D., Jupriyanto, & Supriyadi, A. A.. Peran industri pertahanan dalam meningkatkan keamanan maritim guna mendorong visi Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia. Jurnal Ketahanan Nasional, 31, 130–149.

Hudaya, M., & Putra, A. T.. Toward Indonesia as Global Maritime Fulcrum: Correcting doctrine and combating non-traditional maritime threats. Journal of International Studies, 12, 145–163.

Kao, S.-L., Chang, K.-Y., & Hsu, T.-W.. A marine GIS-based alert system to prevent vessels collision with offshore platforms. Journal of Marine Science and Technology, 29, 597–608.

Kao, S.-L., Lee, K.-T., Chang, K.-Y., et al.. A fuzzy logic method for collision avoidance in vessel traffic service. Journal of Navigation, 59, 265–278.

Kao, S.-L., & Chang, K.-Y.. Study on fuzzy GIS for navigation safety of fishing boats. Journal of Marine Science and Technology, 25, 789–802.

Kendek, M., Rachma, S., Filemon, & Suprapto, A.. Analisis tindakan preventif terhadap keselamatan pelayaran di Indonesia. Jurnal Manajemen Transportasi Laut, 12, 78–95.

Khalili-Araghi, A., Fisher, B., Glässer, U., & Grüner, A.. Intelligent decision support for emergency responses. In Proceedings of the 11th International Conference on Autonomous Agents and Multiagent Systems, 1187–1188.

Kusmantoro, Y., Trismadi, T., & Harsono, G.. Pemanfaatan Teknologi Geospatial Intelligence untuk peningkatan keamanan dan pengelolaan maritim di Indonesia. Jurnal Geomatika dan Keamanan Maritim, 2, 45–62.

Murdjito, M., Sujantoko, S., Nugroho, S., & Hendrata, K.. Peningkatan keselamatan kapal niaga dengan sistem pemuatan berbasis komputer. Jurnal Riset Transportasi Laut, 11, 125–138.

Novianto, A., Purnomo, R., Bangun, E. I., & Setyowati, W.. Indonesian Hydrographic Data Center sebagai interoperability data spasial maritim nasional. Jurnal Hidrografi Indonesia, 16, 23–38.

Nurdewi, D. D. A.. Tantangan Bakamla sebagai penjaga laut Indonesia dalam meningkatkan keamanan dan keselamatan di perairan Indonesia. Jurnal Maritim Indonesia, 6, 215–230.

Popovich, V., Pankin, A., Voronin, M., Kuzmin, V., Eremeev, S., & Serdyukov, V.. Intelligent situation awareness on a GIS basis. Geomatica, 60, 111–118.

Priadi, A. A., Ivan, R., Darsani, & Sugiartha, I. G.. Evaluation of the implementation of Traffic Separation Scheme in the Sunda Strait. Journal of Maritime Studies and National Integration, 8, 34–49.

Priyatna, I. M. A., & Gatinaud, A.. The role of Vessel Traffic Services in Traffic Separation Scheme. TransNav, the International Journal on Marine Navigation and Safety of Sea Transportation, 14, 601–606.

Putri, H. M., Pramoda, R., & Firdaus, M.. Kebijakan penenggelaman kapal pencuri ikan di wilayah perairan Indonesia dalam perspektif hukum. Journal of Law and Politics, 8, 56–74.

Rachmaji, A. S.. Maritime Domain Awareness and archives: The role of archives in sovereignty. Jurnal Ketahanan Maritim Indonesia, 4, 105–118.

Redita, W., Prakoso, L. Y., & Hipdizah.. Implementasi kebijakan Vessel Traffic Services Direktorat Jenderal Perhubungan Laut di Selat Sunda dalam keselamatan pelayaran terhadap strategi pertahanan laut. Jurnal Ketahanan Nasional, 26, 175–192.

Rizkiyani, H. M., Supriyadi, A. A., & Pangiutan, Y. D.. Pemanfaatan sistem informasi geografis dalam pembangunan sistem keamanan maritim Indonesia. Jurnal Ketahanan Maritim Indonesia, 5, 1–18.

Sarjito, A.. Analisis strategi pendaratan amfibi berbasis GIS pada wilayah pesisir dalam operasi tempur TNI AL. Jurnal Strategi Pertahanan Laut, 10, 15–32.

Setiawibawa, R., Risahdi, M., & Prakoso, L. Y.. Poros Maritim Dunia: Mewujudkan kedaulatan Indonesia melalui teknologi cerdas. Jurnal Ketahanan Nasional, 31, 105–124.

Shalihati, S. F.. Pemanfaatan Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografi dalam pembangunan sektor kelautan serta pengembangan sistem pertahanan negara maritim. Jurnal Ketahanan Nasional, 20, 47–66.

Tsou, M.-C., & Hsueh, C.-K.. The study of ship collision avoidance route planning by ant colony algorithm. Journal of Marine Science and Technology, 18, 762–771.

Tsou, M.-C., Kao, S.-L., & Su, C.-M.. Decision support from genetic algorithms for ship collision avoidance route planning and alerts. Journal of Navigation, 62, 673–689.

Wardana, V. E. S., Salim, S., & Achmad, M.. Optimalisasi pemilihan unsur operasi TNI Angkatan Laut dalam menghadapi ancaman zona abu-abu di Laut Natuna Utara menggunakan metode AHP–TOPSIS. Jurnal Strategi Pertahanan Laut, 10, 120–137.

Yakti, P. D., & Susanto, J.. Poros Maritim Dunia sebagai pendekatan strategi maritim Indonesia: Antara perubahan atau kesinambungan strategi? Jurnal Hubungan Internasional, 7, 189–204.Raya.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.